Cloud — Ketika data tidak lagi menjadi milik satu tempat
Zaman komputasi awan
Sinkronisasi dan akses data terdistribusi
Cloud muncul ketika data tidak lagi berada di satu tempat
Internet menyebarkan data manusia ke banyak platform.
Dari memiliki data menuju mengakses data
Cloud membuat data tersedia di banyak perangkat dan organisasi.
Sinkronisasi tidak sama dengan pemahaman
Data dapat disinkronkan tanpa dipahami.
Data tetap terpisah tanpa konteks
CV, sertifikat, proyek, dan tulisan tetap menjadi berkas terpisah tanpa konteks.
Kita menyelesaikan lokasi data, bukan maknanya
Cloud menjawab di mana data berada, tetapi belum menjelaskan artinya bagi manusia.
Makna data juga harus disinkronkan
Sistem memerlukan bahasa bersama untuk menafsirkan data.
Fokus bergeser dari penyimpanan menuju hubungan
Nilai berikutnya terletak pada hubungan di antara data.
Cloud membuka jalan bagi Knowledge Graph dan AI
Knowledge Graph membantu mesin memahami hubungan informasi.
Pertanyaan berikutnya adalah hubungan antardata
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana data saling berhubungan.