Forwork

Build Lebih Sedikit. Pahami Lebih Dalam.

Jangan tanya apa lagi yang bisa kita build. Tanyakan apa yang tidak perlu sesulit ini.

Start With the Human — Jangan mulai dari produk. Mulailah dari manusia.
01

Shipping bukan understanding

Team bisa ship cepat tetapi memahami problem secara dangkal.

Velocity tidak menggantikan insight.

Speed of shipping cannot compensate for lack of understanding.
02

More product bukan more value

Lebih banyak screen, feature, automation atau AI tidak otomatis meningkatkan human outcome.

Value harus terlihat pada burden, clarity, control atau outcome.

More product is not the same as more progress.
03

Understanding compound lebih baik daripada feature

Satu feature menyelesaikan satu situasi; understanding yang dalam memperbaiki banyak decision.

Insight yang baik mengubah seluruh roadmap.

Understanding compounds across decisions.
04

Restraint adalah product skill

Tidak build, postpone, remove dan simplify juga product work.

Restraint melindungi product dari complexity.

Restraint is a form of product maturity.
05

Principle harus datang sebelum solution

Tentukan principle seperti clarity, control, safety atau friction reduction sebelum memilih solution.

Principle membuat decision tetap konsisten.

Principles survive longer than features.
06

Build setelah friction dipahami cukup dalam

Tanyakan siapa yang kesulitan, behavior, workaround, friction dan cost.

Jika belum tahu, mungkin butuh research, bukan roadmap.

Do not build around a problem you have not yet understood.
07

Pertanyaan Product Culture Forwork

Gunakan 8 pertanyaan: Human, Behavior, Friction, Cost, Meaning, Remove, System, Outcome.

Jadikan ini discipline sebelum build.

Human → Behavior → Friction → Need → Principle → System → Product → Outcome.
08

Untuk diriku sebelum memutuskan build

Jika product lebih besar daripada understanding, kembali ke human difficulty.

Build hanya ketika itu benar-benar membuat hidup lebih ringan.

Build less. Understand more.