Forwork

Product Thinking Dimulai dari Friction

Setiap friction yang tidak perlu adalah pertanyaan desain.

Start With the Human — Jangan mulai dari produk. Mulailah dari manusia.
01

Friction adalah beban ekstra antara intention dan outcome

Friction muncul ketika orang harus melakukan, mengingat, menunggu atau berpikir lebih banyak untuk mencapai outcome.

Sering kali system sedang memindahkan burden ke human.

Friction is the extra burden between intention and outcome.
02

Ada friction yang terlihat dan tidak terlihat

Visible friction adalah step, form atau loading; invisible friction adalah uncertainty, cognitive load dan loss of control.

Yang tidak terlihat sering lebih mahal.

Invisible friction can cost more than visible friction.
03

Friction kecil yang berulang menjadi cost besar

Sepuluh detik ekstra terasa kecil, tetapi repetition mengubahnya menjadi waste besar.

Product thinking harus melihat compound effect.

Small friction compounds.
04

Cognitive friction juga friction nyata

Jika user harus mengingat rule, label dan system logic, ada cost mental nyata.

Complexity sedang diekspor ke human.

If the user must remember the system, the system is asking too much.
05

Emotional friction juga penting

Fear of mistakes, status yang tidak jelas dan feedback buruk membuat flow terasa berat.

Clarity dan control mengurangi emotional friction.

Clarity and control reduce emotional friction.
06

Tidak semua friction harus dihapus

Confirmation, consent dan review bisa menjadi friction yang bermakna.

Speed tidak boleh menghapus safety dan reflection.

Good design removes unnecessary friction, not meaningful friction.
07

Bedakan meaningful friction dan unnecessary friction

Meaningful friction melindungi safety, consent, quality dan high-consequence decision.

Unnecessary friction muncul karena system belum cukup baik.

Ask not whether friction exists, but whether it deserves to.
08

Untuk diriku ketika ingin mengoptimalkan semuanya demi speed

Jangan hanya bertanya bagaimana menghapus click.

Tanyakan friction mana yang harus hilang dan friction mana yang layak tetap ada.

Do not optimize for speed alone. Optimize for human effort that actually deserves to exist.